Pengikut

Cheat Me

Indahnya Kebersamaan

Kebersamaan akan lebih bermakna setelah kita merasa kehilangan. Dan kehilangan akan lebih bermakna ketika kita saling merindukan - https://suzawa.blogspot.co.id/.

AesaWord v.01

Merupakan media pembelajaran dalam bentuk games tebak kata untuk memotivasi siswa belajar - https://suzawa.blogspot.co.id.

Kegiatan Outing

Merupakan sarana efektif dalam pembelajaran yang melibatkan siswa untuk melakukan sesuatu pembelajaran dengan real - https://suzawa.blogspot.co.id.

Kegiatan Perjusa

Berbagai macam keterampilan dan melati kemandirian siswa dalam acara perjusa - https://suzawa.blogspot.co.id.

Kegiatan Manasik

Program kesiswaan yang memberi pengalaman kepada siswa dalam praktek manasik haji - https://suzawa.blogspot.co.id.

Ibnu Hajar Fair

Kegiatan menampilkan karya siswa dalam setahun - https://suzawa.blogspot.co.id.

AesaQuis V.02

Media pengayaan dan pengenalan IT kepada siswa - https://suzawa.blogspot.co.id.

Sabtu, 31 Oktober 2020

Konsep Dasar Kurikulum (P-1)

KONSEP DASAR KURIKULUM


Nama dosen : Khalid Sirojuddin


Pengertian Kurikulum 

Secara etimologis, kurikulum berasal dari kata dalam Bahasa Latin ”curir” yang artinya pelari, dan ”curere” yang artinya ”tempat berlari” 
Mengandung pengertian; suatu jarak yang harus ditempuh oleh pelari mulai dari garis start sampai dengan Pinish. 
Istilah kurikulum pada awalnya berasal dari dunia olah raga pada zamanRomawi kuno di Yunani, dan kemudian diadopsi ke dalam duniapendidikan.

The Curriculum, buku teks pertama yang diterbitkan pada tahun 1918 
John Franklin Bobbit 


Mengatakan bahwa kurikulum, sebagai satu gagasan, memiliki akar kata Bahasa Latin “race course” (tempat berlari) .

Menjelaskan bahwa kurikulum sebagai mata pelajaran dan pengalaman yang harus diperoleh anak-anak sampai menjadi dewasa, agar kelak sukses setelah menjadi dewasa. 

Lebih dari itu, kurikulum merupakan keseluruhan kegiatan dan pengalaman yang diperoleh di dalam dan di luar sekolah, pengalaman yang direncanakan dan yang tidak direncanakan, serta pengalaman yang secara sungguh-sungguh diarahkan untuk mencapai tujuan pembentukan warga masyarakat orang dewasA.

Pasal 1 UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional 
Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. 

3 Konsep tentang Kurikulum 

Kurikulum sebagai substansi 
Kurikulum sebagai bidang studi 
Kurikulum sebagai sistem 

Kurikulum sebagai Substansi adalah seperangkat dokumen tertulis yang berisi rencana dan peraturan mengenai tujuan, isi dan bahan pelajaran, kegiatan belajar mengajar, jadwal, evaluasi serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pembelajaran tertentu 

Kurikulum sebagai Sistem yaitu Sistem kurikulum yang merupakan bagian dari sistem persekolahan, sistem pendidikan, bahkan sistem masyarakat. Suatu sistem kurikulum mencakup struktur personalia, dan prosedur kerja bagaimana cara menyusun suatu kurikulum, melaksanakan, mengevaluasi, dan menyempurnakannya. 

Kurikulum sebagai Bidang Studi 
Tujuan kurikulum sebagai bidang studi adalah mengembangkan ilmu tentang kurikulum dan sistem kurikulum. 
Mereka yang mendalami bidang kurikulum mempelajari konsep-konsep dasar tentang kurikulum. 
Melalui studi kepustakaan dan berbagai kegiatan penelitian dan percobaan, mereka menemukan hal-hal baru yang dapat memperkaya dan memperkuat bidang studi kurikulum. 

Inti Kajian Kurikulum 

Apa tujuan pendidikan yang ingin dicapai? 
Pengalaman pendidikan yang bagaimana yang harus disediakan untuk mencapai tujuan tersebut? 
Bagaimana mengorganisasikan pengalaman pendidikan tersebut secara efektif? 
Bagaimana menentukan bahwa tujuan tersebut telah tercapai? 

Pengawas (Supervisor) 
Fungsi Kurikulum 
Siswa 
Guru 
Pengawas (Supervisor) 
Masyarakat 
Pengguna Lulusan 


Peranan Kurikulum yaitu 

1. Kritis dan Evaluatif 
2. Kreatif 
3. Konservatif 

Peranan Konservatif 

yaitu Peranan kurikulum untuk mewariskan, mentransmisikan, dan menafsirkan nilai-nilai sosial dan budaya masa lampau yang tetap eksis dalam masyarakat 
Nilai-nilai tersebut tentu merupakan nilai-nilai positif dan bermanfaat bagi pertumbuhan dan perkembangan peserta didik di masa yang akan datang. Sekolah sebagai pranata sosial harus dapat mempengaruhi dan membimbing tingkah laku peserta didik sesuai dengan visi, misi, dan tujuan pendidikan nasional 

Peranan Kritis dan Evaluatif 

yaitu Peranan kurikulum untuk menilai dan memilih nilai-nilai sosial budaya yang akan diwariskan kepada peserta didik 
berdasarkan kriteria tertentu. 
Asumsinya adalah nilai-nilai sosial budaya yang ada dalam masyarakat akan selalu berubah dan berkembang. 

Peranan Kreatif 

yaitu Peranan kurikulum untuk menciptakan dan menyusun kegiatan-kegiatan yang kreatif dan konstruktif sesuai dengan perkembangan peserta didik dan kebutuhan masyarakat 
Kurikulum harus dapat merangsang pola berpikir dan pola bertindak peserta didik untuk menciptakan sesuatu yang baru sehingga bermanfaat bagi dirinya, keluarga, bangsa, dan negara 


TUGAS 
TENTANG DASAR KURIKULUM
BUATLAH 5 SOAL PILIHAN GANDA BERIKUT 
JAWABANNYA 
BUATLAH 5 SOAL ESSAY BERIKUT JAWABANNYA 
Catatan : BAHAN SOAL BOLEH DI LUAR MATERI YANG TELAH DIPRESENTASIKAN 
x